Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Annas memiliki keinginan agar investasi di Warung Pintar dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat Banyuwangi dalam bentuk konvensional seperti koperasi atau dalam konteks modernnya dikenal dengan crowdfunding . Untuk memperluas dampak positif dan mengakselerasi pertumbuhan usaha mikro kecil berbasis teknologi di Kabupaten Banyuwangi, seperti yang diwartakan oleh Jawa Pos.
Terbatasnya akses permodalan terhadap UMKM terutama dari sektor perbankan, membuat UMKM harus mencari alternatif pendanaan lain, salah satunya adalah dari pendanaan individu melalui penyertaan modal bisnis. Dan saat ini terdapat tren untuk melakukan investasi gotong royong, atau dikenal dengan Crowdfunding/Collaborative Funding. Crowdfunding telah menjadi sangat populer dan fenomenal di dunia internasional dengan jumlah platform crowdfunding mencapai 1.250 unit dan berhasil mengumpulkan dana mencapai USD 16,2 Miliar di tahun 2014 dan meningkat dua kali lip at di tahun 2015 mencapai USD 34,4 Miliar. Pada tahun 2016 diperkirakan jumlah platform crowdfunding semakin bertambah mencapai 2.000 unit (Huffingtonpost, 2016) dan diprediksi mampu mengumpulkan dana melebihi modal ventura dengan capaian pendanaan sekitar USD 60 Miliar (Crowd101.com, 2016).
Untuk memudahkan proses crowdfunding dalam menjalankan Waroeng Pintar dan menjaga keamanan investasi gotong royong ini, kami melakukan utilisasi Ethereum Blockchain, dimana terdapat fitur smart contract, yang akan menjamin kemanan dan transparansi atas setiap transaksi modal & keuangan yang terjadi dalam satu lingkup kelompok investor.
Built With
- android-studio
- azure
- blockchain
- figma
- java
- node.js
- ui-kit
- xml
Log in or sign up for Devpost to join the conversation.