Inspiration

TrashValue lahir dari keprihatinan terhadap permasalahan lingkungan di Indonesia yang kian hari semakin kompleks, terutama dalam hal pengelolaan sampah. Berdasarkan data resmi dari SIPSN KLHK tahun 2024, sekitar 40% atau hampir 14 juta ton sampah di Indonesia tidak terkelola setiap tahunnya. Ini menjadi ancaman serius bagi ekosistem dan kesehatan masyarakat. Di sisi lain, kami melihat masih minimnya keterlibatan masyarakat dalam aktivitas daur ulang, baik karena kurangnya akses, edukasi, maupun sistem yang mendukung. Maka dari itu, kami terinspirasi untuk membangun sebuah solusi digital yang inovatif, yang mampu menjembatani kesenjangan tersebut dengan cara yang mudah diakses dan menyenangkan.

Dengan semangat Ride the Wave, Rule the Game dan subtema Inovasi untuk Lingkungan Berkelanjutan, kami menghadirkan TrashValue sebagai platform teknologi yang tidak hanya menyelesaikan masalah, tetapi juga mengedukasi dan menggerakkan perubahan perilaku masyarakat secara kolektif.


What it does

TrashValue adalah aplikasi digital berbasis mobile untuk pengguna dan web untuk admin, yang bertujuan untuk menghubungkan masyarakat langsung dengan pengelola sampah atau bank sampah. Melalui aplikasi ini, pengguna dapat menyetorkan berbagai jenis sampah—bukan hanya sampah rumah tangga, tetapi juga sampah lainnya yang bisa didaur ulang—dan memperoleh imbalan berupa poin digital maupun uang tunai.

TrashValue juga dilengkapi dengan notifikasi email otomatis yang menginformasikan status terbaru dari sampah yang telah disetorkan pengguna, sehingga proses menjadi transparan dan akuntabel. Selain itu, kami menghadirkan AI Chat berbasis Gemini API yang dapat digunakan sebagai asisten virtual edukatif. Fitur ini membantu pengguna untuk memahami cara memilah sampah, mengetahui jenis sampah yang dapat disetor, dan memberikan tips-tips ramah lingkungan secara interaktif.


How we built it

Kami membangun TrashValue dengan pendekatan yang mengutamakan kemudahan dan kenyamanan pengguna. Aplikasi mobile dirancang untuk masyarakat umum dengan tampilan yang intuitif dan navigasi yang sederhana. Fitur-fitur penting seperti pendaftaran akun, input data sampah, pelacakan status, notifikasi email, dan sistem reward dibangun secara modular agar mudah dikembangkan di masa depan.

Di sisi lain, kami mengembangkan dashboard web admin untuk pengelola (admin TrashValue), yang memungkinkan mereka menerima data penyetoran, memproses sampah, dan memperbarui status secara real-time. Komunikasi dua arah antara admin dan pengguna juga difasilitasi untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas. Fitur AI Chat ditambahkan sebagai solusi edukatif berbasis teknologi yang mampu melayani ratusan pengguna secara simultan.


Challenges we ran into

Beberapa tantangan yang kami hadapi meliputi:

  • Keterbatasan akses lokasi bank sampah di sejumlah wilayah, yang membuat sistem perlu mengadaptasi model hybrid antara fisik dan digital.
  • Rendahnya literasi digital dan ekologi masyarakat, yang membuat pendekatan edukatif harus dibuat semenarik dan sejelas mungkin.
  • Integrasi teknologi AI, yang membutuhkan penyesuaian bahasa dan konteks lokal agar mudah dipahami oleh semua kalangan.
  • Pengelolaan notifikasi email otomatis, termasuk mengatur flow komunikasi yang akurat dan efisien.
  • Simulasi sistem reward yang adil dan mendorong keterlibatan pengguna tanpa menimbulkan beban operasional berlebih.

Accomplishments that we're proud of

Kami bangga telah menciptakan platform yang bukan hanya berfungsi sebagai aplikasi digital, tetapi juga sebagai alat transformasi perilaku masyarakat dalam mengelola sampah. Di antaranya:

  • Berhasil mengintegrasikan AI Chat edukatif yang dapat menjawab pertanyaan lingkungan dengan cara yang humanis.
  • Membangun sistem pelacakan dan notifikasi real-time via email, yang membuat pengguna merasa dihargai dan dilibatkan dalam proses.
  • Menyediakan fitur pengelolaan reward yang mendorong keterlibatan aktif masyarakat.
  • Membangun hub digital antara pengguna dan pengelola yang sebelumnya belum pernah terhubung secara langsung.

What we learned

Selama proses pengembangan, kami menyadari bahwa teknologi tidak akan berarti tanpa pendekatan berbasis empati, edukasi, dan kemudahan penggunaan. Kami belajar bahwa:

  • AI bisa menjadi jembatan edukasi yang skalabel dan efektif, asalkan disesuaikan dengan konteks lokal.
  • Sistem yang transparan seperti pelacakan status dan notifikasi sangat penting dalam membangun kepercayaan pengguna.
  • Kolaborasi lintas fungsi—antara teknikal, desain, dan konten—adalah kunci keberhasilan dalam membangun aplikasi yang menyentuh aspek sosial.

What's next for TrashValue

Langkah selanjutnya, kami akan:

  • Meluaskan jangkauan geografis ke lebih banyak daerah di Indonesia, termasuk wilayah pinggiran dan terpencil.
  • Meningkatkan fitur AI dengan kemampuan analisis gambar untuk deteksi jenis sampah otomatis.
  • Menambahkan fitur pelacakan dampak lingkungan (jejak karbon) dari aktivitas daur ulang pengguna.
  • Mengembangkan mitra reward agar pengguna dapat menukarkan poin dengan produk atau layanan nyata.
  • Berkoordinasi dan membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah dan pusat dalam rangka menyelaraskan sistem TrashValue dengan kebijakan persampahan nasional, serta menjadikan data TrashValue sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan berbasis data.

🛠️ Tech Stack (Teknologi yang Digunakan)

Front-End (Admin & Mobile):

React.js, React Native, TypeScript, JavaScript, Vite, Tailwind CSS (NativeWind), Shadcn UI, Radix UI, Lucide React, React Router DOM, Redux Toolkit, React Query, React Hook Form, Zod, Expo, Expo Router

Back-End:

Node.js, Express.js, Prisma ORM, PostgreSQL, JWT, Multer, Midtrans, Gemini API


Built With

Share this project:

Updates

Submission history