Problem :
Sampah merupakan masalah lingkungan yang belum dapat teratasi dengan baik di Indonesia. Berdasarkan data dari Kementrian Lingkungan Hidup, volume sampah di Indonesia tahun 2010 sebesar 200.000 ton/ hari dan mengalami kenaikan cukup drastis pada tahun 2012 sebesar 490.000 ton/hari. Dari total sampah tersebut, sekitar 50 % merupakan sampah rumah tangga dan baru 24,5 % yang ditangani dengan benar, yaitu dengan diangkut dan dikomposkan. Jumlah sampah tersebut diperkirakan akan terus naik seiring dengan meningkatnya jumlah penduduk di Indonesia. Sampah yang tidak terangkut di beberapa titik daerah itu telah menyebabkan berbagai masalah lingkungan, seperti pencemaran air dan tersumbatnya aliran air yang menyebabkan banjir. Oleh sebab itu, diperlukan suatu solusi untuk mengurangi jumlah tumpukan sampah yang belum diangkut dan diolah oleh Dinas Kebersihan.
Solution :
Berangkat dari permasalahan tersebut, kami membuat sebuah aplikasi, yaitu “Si Bersih” untuk membantu pemerintah mewujudkan rencana dasar infrastruktur pengelolaan sampah yang ada dalam Rencana Jangka Menengah 2015-2019. Aplikasi ini akan memudahkan masyarakat untuk melaporkan lokasi sampah yang belum ditangani oleh pemerintah. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan urgensi daerah yang perlu segera ditangani berdasarkan banyaknya laporan dari masyarakat terkait lokasi tersebut. Aspirasi dari masyarakat tersebut juga akan memudahkan pemerintah dalam membangun sistem pengelolaan sampah mulai dari sumber sampah hingga ke residu akhir, memfasilitasi pemerintah daerah dan stakeholder terkait manajemen pengolahan, serta melakukan pemberdayaan masyarakat terkait dengan sampah.
Metoda penyelesaian :
Aspirasi masyarakat tentang tumpukan sampah di lingkungan sekitar mereka dapat disampaikan melalui aplikasi “Si Bersih” dengan memasukkan data berupa foto, lokasi, serta deskripsi masalah berkaitan dengan foto yang diunggah. Kemudian, data tersebut akan dikirimkan dan disimpan dalam database. Database tersebut dapat diakses oleh pemerintah, sehingga memudahkan pemerintah untuk mengetahui lokasi sampah yang belum terkelola dengan baik, tanpa perlu melakukan inspeksi lapangan.
Log in or sign up for Devpost to join the conversation.