Problem

Kami melihat bahwa masih banyak masyarakat yang tidak membuang limbah sampah pada tempatnya dan dampak buruk dari hal itu dapat berimbas kepada masyarakat itu sendiri. Untuk itu, kami memikirkan inovasi yang dapat mendukung dan mendorong masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya dan juga dengan inovasi yang kami buat dapat memberikan nilai tambah bagi masyarakat dari sisi ekonomi seperti teknologi kami ini akan menghasilkan keluaran saldo e-money berdasarkan banyaknya sampah yang diolah pengguna pada teknologi mesin kami.

Persona

Pengguna dari teknologi mesin ini adalah masyarakat yang mempunyai e-money seperti Go-Pay, OVO, LinkAja dan juga m-banking.

Solution

Trash Machine dilatar belakangi oleh banyaknya limbah sampah anorganik yang di produksi pada setiap rumah tangga di masyarakat, akibat dari sampah tersebut adalah kurangnya wadah untuk pembuangan sampah, selain itu pada beberapa wilayah ketersediaan bank sampah tidak cukup untuk menanggulangi jumlah sampah setiap harinya dan juga kesadaran dari masing-masing individu masyarakat belum ada untuk membuang sampah pada tempatnya. Maka dari itu kami merancang teknologi "Trash Machine" ini sebagai solusi penaggulangan sampah di masyarakat dengan nilai tambah yang dapat membantu ekonomi masyarakat.

Challenges we ran Into

Pada saat pembuatan ide dari teknologi ini kami harus memikirkan mekanisme bagaimana kami dapat menarik target pengguna untuk tidak membuang limbah sampah yang umumnya masih di sembarang tempat dan akan berimbas/berdampak buruk pada lingkungan sekitar. Selain itu pada saat testing prototipe, kami masih harus banyak menjelaskan cara kerja dari teknologi "trash machine" pada pengguna yang masih awam dengan alur penggunaan dari teknologi kami.

Accomplishment that we're proud of

Kami merasa sangat puas dengan ide dari teknologi "Trash Machine" ini karena dapat membantu masyarakat dari sisi ekonomi dan juga dengan menerapkan prinsip 3R. Penerapan sistem 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) menjadi salah satu solusi dalam menjaga lingkungan di sekitar kita.

What we learned

  • Proses desain thinking, hal ini membantu kami mengamati dan mengembangkan empati dengan target pengguna. Design Thinking membantu kami dalam proses bertanya seperti mempertanyakan masalah, mempertanyakan asumsi, dan mempertanyakan keterkaitannya.
  • Proses pembuatan persona, persona membantu kami mengenali bahwa setiap pengguna memiliki kebutuhan dan ekspektasi yang berbeda-beda dalam menggunakan sebuah mesin. Oleh karena itu, persona dapat membantu tercapainya tujuan untuk menciptakan user experience yang baik bagi target pengguna dan teknologi mesin kami.
  • Proses pembuatan costumer journey map, dengan membuat customer journey map membuat kami menjadi tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikiran target audiens/pengguna.
  • Pembuatan desain "Trash Machine", dengan melakukan pembuatan prototipe dari mesin maka akan menghasilkan prosedur yang lebih baik dari produk yang akan dihasilkan berdasarkan analisis yang telah dilakukan sebelumnya melalui proses design thingking yang memberikan hasil atau gambaran yang lebih akurat dibandingkan dengan perkiraan sebelumnya.

What's next for SI4108 - Trash Machine

Kami mengasumsikan teknologi terus dapat dikembangkan, Hal ini patut untuk dikembangkan karena dampak dari mesin ini tidak hanya akan dirasakan oleh pengguna tetapi juga ke setiap orang dan lingkungan.

Team members

  1. Ines Indah Putri - 1202170109
  2. Lulu Fairuz Husniah P. - 1202170293
  3. Putu Priyanka Sonia Dewi - 1202174354
  4. Sherly Fratista - 1202173177

Built With

+ 1 more
Share this project:

Updates