Inspirasi SARFlow datang dari permasalahan nyata yang terjadi saat operasi pencarian dan pertolongan (SAR). Saat laporan darurat masuk, informasi awal sering tidak lengkap, berubah-ubah, dan datang dari banyak kanal komunikasi sekaligus. Dalam kondisi seperti ini, petugas harus tetap bergerak cepat sambil melakukan verifikasi, koordinasi, dan pencatatan administrasi operasi.
sayajuga melakukan diskusi langsung dengan salah satu anggota tim SAR dan menemukan bahwa masalah tersebut memang sering terjadi di lapangan. Fokus utama petugas tentu ada pada penyelamatan korban, sehingga dokumentasi administratif dan penyusunan timeline operasi sering tertunda atau tidak lengkap.
Dari situ saya melihat bahwa AI tidak seharusnya menggantikan komando lapangan, tetapi dapat berperan sebagai “co-pilot administratif” yang membantu petugas mengelola informasi secara lebih cepat, terstruktur, dan metodis.
SARFlow adalah AI Co-Pilot untuk membantu administrasi operasi SAR.
Sistem ini membantu petugas piket atau KOM untuk: mengekstrak informasi penting dari laporan darurat, menyusun data menjadi format yang lebih terstruktur, mendeteksi informasi yang belum lengkap atau bertentangan, membuat risk briefing dan prioritas awal, menyusun timeline operasi otomatis, serta menghasilkan draft laporan administratif.
SARFlow menggunakan sistem multi-agent sehingga setiap agent memiliki tugas khusus, seperti intake laporan, pengambilan konteks eksternal, analisis risiko, pencatatan timeline, dan pembuatan laporan. Semua output AI bersifat rekomendasi administratif dan tetap harus diverifikasi oleh petugas.
saya membangun SARFlow menggunakan pendekatan multi-agent AI dengan OpenClaw sebagai orchestration framework utama.
Arsitektur sistem terdiri dari beberapa specialized agents:
Intake Agent untuk ekstraksi data laporan, Context Agent untuk mengambil data eksternal seperti cuaca dan kondisi wilayah, Risk Briefing Agent untuk melakukan triage awal berbasis SOP, Timeline Agent untuk menyusun kronologi operasi, Report Generator untuk membuat draft laporan PDF/DOCX.
sayajuga menggunakan: Python sebagai backend utama, RAG (Retrieval-Augmented Generation) untuk knowledge base SOP SAR, integrasi API eksternal seperti BMKG/BNPB, serta document generation untuk otomatisasi laporan. Workflow sistem dirancang mengikuti SOP SK KBSN 154 agar tetap relevan dengan kebutuhan administratif SAR di lapangan.
Log in or sign up for Devpost to join the conversation.