MASALAH
BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) adalah salah satu program pemerintah dalam upaya mempercepat penanggulangan kemiskinan dan perluasan kesempatan kerja. Dana total untuk program ini sebesar 9.68 T pada 2010, 8,23 T pada 2011 dan 8 T pada 2012 Pertanyaan nya adalah apakah BLM ini efektif dan bedampak dalam mencapai tujuan nya yaitu mengurangi kemiskinan ? atau hanya kedok pemerintah untuk bagi-bagi “uang gratis”.
SOLUSI
Sistem yang mampu mengolah dan memberikan gambaran mengenai hubungan antara dikeluarkannya kebijakan BLM dengan jumlah kemiskinan di tiap propinsi.
Sehingga harapannya adalah • Bagi masyarakat dapat mengontrol efektifitas penggunaan BLM beserta dampaknya. Serta persebaran besaran dana BLM untuk tiap propinsi. Apakah sudah benar pembagian ‘jatah’ BLM dengan keadaan propinsi tersebut (seperti tingkat kemiskinan) • Bagi pemerintah, dapat menjadi bahan evaluasi bagaimana dampak program BLM kepada jumlah penduduk miskin. Sehingga dapat dijadikan sebagai acuan untuk penetuan program tahun berikutnya.
METODE
Dengan memproses data proyeksi jumlah penduduk per propinsi (data bps), proyeksi jumlah penduduk Indonesia (data bps), prosentase kemiskinan desa per propinsi (data bapennas) maka didapatkan data jumlah penduduk miskin per propinsi baik di desa. Kemudian data pengeluaran BLM per kecamatan (data bps) diproses, sehingga didapat data pengeluaran BPM untuk tiap propinsi.
Setelah itu di visualisasikan dalam bentuk peta interaktif yang dilengkapi grafik tabel untuk menampilkan perbandingan pengeluaran program BPM dengan jumlah penduduk miskin di tiap propinsi per tahun nya.
Log in or sign up for Devpost to join the conversation.