Inspirasi
Salah satu kabupaten di provinsi Jawa Timur (Jatim) yang terkenal memiliki banyak destinasi wisata adalah Banyuwangi. Hal tersebut membuat perekonomian di kabupaten ini semakin menunjukkan trend positif. Banyuwangi terus melakukan inovasi di berbagai bidang antara lain ekonomi kreatif dan pariwisata yang mengangkat kearifan lokal. Pariwisata ini lah yang meningkatkan pendapatan penduduk di Banyuwangi. (sumber)
Bidang pariwisata tersebut menjadi salah satu tulang punggung pertumbuhan ekonomi di Banyuwangi, yang juga berdampak pada bidang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Akan tetapi pertumbuhan pariwisata yang cepat tersebut tidak diimbangi dengan pertumbuhan UMKM yang cepat juga. Masih terdapat banyak tempat wisata yang minim dengan UMKM disekitarnya baik berupa usaha jualan oleh – oleh, makanan, pakaian khas, maupun jasa. Revolusi Industri 4.0 memaksa beragam usaha yang ada di Banyuwangi untuk turut memanfaatkan teknologi agar mampu bersaing.
Dengan latar belakang tersebut, kami terinspirasi untuk membangun sebuah aplikasi yang dapat menjawab berbagai permasalahan yang sedang dihadapi baik dari bidang pariwisata maupun UMKM. Aplikasi tersebut bernama isunTrip.
Apa itu isunTrip ?
isunTrip adalah aplikasi berbasis smartphone yang dikembangkan untuk meningkatkan potensi wisata yang ada di Banyuwangi dan juga untuk membuka dan meningkatkan UMKM yang belum begitu banyak diberbagai tempat wisata yang ada di Banyuwangi. Aplikasi ini bekerja dengan konsep E-Commerce seperti tokopedia, bukalapak, dan sebagainya tetapi isunTrip menawarkan sesuatu yang berbeda yakni value dari setiap tempat wisata. isunTrip tidak menyediakan layanan antar barang ke rumah pembeli melainkan barang atau jasa akan diberikan sesuai dengan tempat wisata yang akan dikunjungi, dengan terlebih dahulu memesan barang atau jasa yang akan dibeli atau disewa. Setelah itu pengguna aplikasi dapat membayar dengan menggunakan fitur BRI API yang sudah diintegrasikan kedalam aplikasi ini.
Barang yang bisa dibeli atau disewa seperti oleh – oleh, cinderamata, makanan khas, sewa tenda, sewa papan surfing dll dengan harga yang sudah tertera di aplikasi. Sedangkan jasa yang ditawarkan bisa berupa jasa fotografer, petik buah, instruktur surfing, tour guide dll sesuai dengan kreatifitas warga di sekitar tempat wisata. Sehingga dengan konsep tersebut orang yang tadinya hanya ingin berwisata akan mendapatkan pengalaman yang lebih dan berkesan, meningkatkan potensi UMKM di sekitar tempat wisata serta warga bisa berkontribusi untuk membuat tempat wisata di sekitarnya menjadi tempat yang lebih baik.
Bagaimana isunTrip bekerja ?
isunTrip akan terbagi menjadi 3 bagian :
- 1 aplikasi android untuk wisatawan
- 1 aplikasi android untuk warga yang ingin menawarkan barang atau jasa
- 1 web admin untuk mengontrol sistem ini.
Warga / penjual bisa langsung mendaftar sendiri dan menawarkan barang atau jasanya melalui aplikasi yang disediakan kemudian admin akan memverifikasi penjual tersebut. Wisatawan juga bisa memberikan rating atau penilaian atas barang atau jasa yang ditawarkan.
Bagaimana kami membangunnya ?
Kami membangun aplikasi isunTrip dengan SDK Flutter menggunakan bahasa pemrograman Dart dan Bahasa pemrograman PHP untuk backendnya.
Tantangan yang kami hadapi
Tantangan yang akan kami hadapi kedepannya adalah melakukan koordinasi dengan dinas Pariwisata Banyuwangi dan sosialisasi kepada masyarakat yang tinggal didaerah dekat tempat wisata yang ada di seluruh Banyuwangi.
Rencana jangka panjang isunTrip
Kedepannya isunTrip akan menawarkan penelusuran jalur menggunakan Google Map Api, menambahkan fitur top up dana yang akan digunakan untuk membeli barang atau menyewa jasa yang ada di seluruh wisata di Banyuwangi dan menjalin kerjasama dengan pihak - pihak yang bisa mendukung seperti Warung Pintar.



Log in or sign up for Devpost to join the conversation.