Inspiration

Projek ini awalnya berasal dari keresahan salah satu anggota kami dimana Ia bosan ketika sedang bepergian ke suatu tempat tetapi tidak tahu mau bepergian ke mana karena ketika Ia mencari di Google, tempat yang muncul itu-itu saja. Kami juga mengingat salah satu pokok pembicaraan di sesi opening yang membahas mengenai cultural challenge dimana komunitas pegiat budaya tidak mempunyai platform yang tersentralisasi untuk menyebarkan budaya Indonesia yang mereka geluti.

What it does

Aplikasi ini hadir sebagai jembatan antara komunitas pegiat budaya dan sukarelawan budaya dengan masyarakat yang ingin mempelajari dan mengeksplorasi Indonesia secara lebih dalam. Aplikasi ini menyediakan informasi tentang setiap daerah di Indonesia mulai dari makanan daerah setempat, tarian, tempat wisata budaya, dan museum di daerah tersebut. Dibandingkan dengan aplikasi sejenis, platform kami menghadirkan pengalaman yang lebih lengkap seperti informasi yang lebih banyak hingga pemesanan tiket atraksi langsung di satu platform.

How we built it

Kami memulai pembuatan aplikasi dari ideation. Di sini kami berusaha memikirkan keresahan yang kami rasakan sehari-hari, hingga akhirnya salah satu anggota kami menyampaikan keresahan yang menurut Ia bisa dijadikan ide proyek. Dari sana kami bekerja sama dan saling menambah fitur hingga akhirnya tercipta platform InaGo. Secara teknikal, kami menggunakan React Router untuk frontend dan Bun, Hono, dan bantuan EffectTS untuk backend.

Challenges we ran into

Tantangan awal yang kami rasakan adalah rancangan ide yang kami buat semakin lama semakin melebar ke mana-mana sehingga rasanya ada sangat banyak to do yang harus kami kerjakan. Untuk mengatasi ini kami membaca ulang setiap ide dan fitur yang kami buat dan mulai menyeleksi fitur mana yang sudah di luar batasan tujuan awal proyek ini. Selain itu kami sempat kesulitan dalam mengimplementasikan berbagai fitur karena banyaknya utilitas yang kami coba kejar. Masalah ini kami hadapi dengan memprioritaskan fitur penting dahulu lalu menambahkan fitur-fitur tambahan setelahnya.

Accomplishments that we're proud of

Kami senang dan bangga karena sudah berhasil menyelesaikan ide solusi kami dimulai dari ideation hingga realisasi. Kerja sama tim yang dinamis dan proses belajar baik secara teknikal maupun teknikal juga sangat kami hargai dalam perjalanan 30 jam hackathon kami kali ini.

What we learned

Selama mengikuti Garuda Hacks kami banyak belajar untuk mencari masalah yang layak diselesaikan, bagaimana menentukan fitur apa saja yang bisa diimplementasikan, bagaimana memilih tech stack yang cocok untuk setiap use case, dan bagaimana memaksimalkan presentasi untuk menyampaikan ide secara maksimal.

What's next for InaGo

Selanjutnya, InaGo akan menambah fitur-fitur baru seperti kelola member, kelola volunteer, penambahan tipe budaya seperti lagu dan bahasa sehingga platform kami bisa memberikan pengaruh yang lebih luas terhadap pelestarian kebudayaan Indonesia. Selain itu kami juga akan menambahkan fitur personalisasi seperti smart recommendation berdasarkan history penggunaan aplikasi oleh pengguna. Kami juga berencana untuk mengimplementasikan gamifikasi seperti system badge atau point kepada volunteer yang banyak berkontribusi atau pengguna yang sudah melewati beberapa milestone yang sudah ditetapkan.

Built With

Share this project:

Updates