Problem Hanya 1 dari tiap 4 orang perempuan di Indonesia yang bisa mendapatkan pekerjaan di sektor formal. Lantas selebihnya bekerja dan bergerak di sektor informal melalui UMKM dan Komunitas. Tercatat oleh Badan Koperasi Indonesia, 60% UMKM di Indonesia dijalankan oleh perempuan. Ironinya, dari 60% UMKM tersebut, hanya 5% yang dianggap layak untuk disebut sebagai perusahaan.

Dalam menjalankan UMKM dan komunitas, perempuan seringkali hanya menggunakan sarana teknologi sederhana seperti media chat (whatsapp, LINE, Facebook, dsb). Sedangkan media-media tersebut sebenarnya kurang efektif untuk mengorganisir kelompok UMKM maupun komunitas karena tidak memiliki sarana pendukung kolaborasi. Meskipun demikian, sarana pendukung kolaborasi yang ada belum dapat mencakup seluruh aspek yang dibutuhkan dalam kolaborasi, sehingga menyulitkan bagi perempuan yang cenderung menyukai teknologi yang sederhana. Hal ini berdampak pada lambannya perkembangan UMKM dan komunitas perempuan.

Solution: Untuk permasalahan diatas, HOOP dapat menawarkan solusi berupa platform all-in bagi perempuan untuk berkolaborasi, baik dalam bentuk komunitas maupun UMKM. Kolaborasi antar perempuan melalui HOOP dapat membantu perkembangan UMKM dan komunitas perempuan agar semakin pesat.

“Alone we can do so little; together we can do so much” - Helen Keller

How it Works: Register - Perempuan dapat mendaftar secara bebas di HOOP

Get Connected – Perempuan dapat menemukan atau membentuk lingkaran komunitas maupun UMKM yang sesuai dengan minatnya. Collaborate - HOOP akan memfasilitasi lingkaran-lingkaran perempuan tersebut dengan berbagai fitur yang mempermudah kolaborasi antar anggota. Fitur yang ditawarkan oleh HOOP adalah Tab Timeline, Discussion, To Do List, dan Schedule. Create - Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan perempuan dapat berkolaborasi dan berkarya dengan lebih mudah sehingga pertumbuhan komunitas maupun UMKM perempuan semakin terakselerasi.

Share this project:

Updates