LATAR BELAKANG MASALAH

Perkembangan teknologi semakin meningkat, berbagai aktivitas masyarakat mulai beralih dari manual ke sistem digital. Hal tersebut didukung dengan adanya wabah Covid-19. Pada masa pandemi Covid-19 aktivitas dilakukan secara online dengan memanfaatkan teknologi. Selain itu ketika PSBB, Lockdown, hingga PPKM Covid-19 masyarakat dipaksa beraktivtas dari rumah, banyak dari mereka yang melepas kejenuhan dengan memelihara hewan seperti anjing, kucing, burung serta ikan hias.

Namun, ditengah peralihan masa pandemi Covid-19 ke endemi Covid-19 banyak keresahan yang terjadi salah satunya keresahan terhadap salah satu hewan peliharaan yakni “ikan hias”. Dengan berkurangnya tingkat penyebaran Covid-19 banyak dari masyarakat yang ingin melepas penat dengan berlibur, hal ini disebabkan ketika masa pandemi Covid-19 aktivitas masyarakat menjadi terbatas. Dengan dibukanya kawasan wisata membuat antusiasme masyarakat meningkat. Namun Ketika berpergian pemilik hewan peliharaan seperti ikan hias tidak memiliki tempat penitipan khusus. Sehingga kebayakan ikan hias akan mati ketika di tinggal oleh pemiliknya. Selain itu kembalinya aktivitas normal seperti kegaiatan tatap muka menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat yang memliki ikan hias. Maka dari itu kelompok kami akan membahas mengapa ikan hias mati Ketika ditinggal pemiliknya.

TUJUAN DAN HASIL YANG AKAN DICAPAI

Mempermudah seseorang yang memelihara ikan, namun ia tidak memiliki waktu luang untuk merawat ikan tersebut. Dengan adanya Fish Mobile diharapkan dapat membantu merawat ikan-ikan anda dari jarak jauh menggunakan gadget atau handphone anda dalam satu genggaman.

METODE PENCAPAIAN TUJUAN

Metode yang digunakan dalam mencapai tujuan proyek ini adalah design thinking

Design thinking memiliki beberapa tahapan dalam pengerjaannya yakni sebagai berikut.

  • Emphatize: Kami mewawancarai para pemelihara ikan melalui Google Meet dengan bertanya mengenai kesulitan mereka selama mereka memelihara ikan. Hal tersebut bertujuan agar kami dapat memahami motivasi dan permasalahan apa saja yang dialami oleh user.
  • Define: Dari hasil wawancara kepada pemelihara ikan, kami merumuskan permasalahan yang sering mereka hadapi. Permasalahan paling utama dari mereka yaitu keterbatasan jarak dalam mengurus ikan-ikan peliharaan anda.
  • Ideate: Setelah mendefiniskan permasalahan yang dihadapi oleh pemelihara ikan, kami melakukan curah pendapat mengenai solusi yang tepat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.
  • Prototype: Dari ide yang telah terkumpul, kami menerapkannya ke dalam desain UI/UX dengan tahapan low-fidelity prototype, lalu medium-prototype, dan di akhir kami menyempurnakannya menjadi high-fidelity prototype.
  • Testing: Di akhir tahapan, kami mengetes desain kami kepada pemelihara ikan untuk mendapatkan masukan mengenai desain kami agar dilakukan penyempurnaan.

TARGET PENGGUNA

Orang yang memelihara ikan tetapi sering melakukan perjalanan jarak jauh sehingga tidak memiliki waktu luang untuk merawatnya.

BATASAN PRODUK

  • Alat - alat Maintanance produk Fish Mobile
  • Fitur mematikan atau menyalakan lampu belum maksimal.
  • Tidak ada pengisian Air Otomatis

PLATFORM YANG DIGUNAKAN

  • Marvel = Digunakan dalam pembuatan prototype
  • Miro = Digunakan untuk mendukung proses diskusi design thinking secara tertulis
  • Photoshop = Digunakan dalam pembuatan design awal prototype
  • Filmora = Digunakan dalam proses pengeditan video promosi
  • Google Meet = Digunakan dalam proses diskusi team
  • Word = Digunakan untuk membuat laporan mingguan
  • Power Point = Digunakan untuk membuat laporan mingguan
  • Canva = Digunakan untuk membuat laporan mingguan
  • Youtube = Sebagai platform video promosi
  • Google drive = Sebagai platform perngarsipan laporan
  • Devpost = Sebagai platform pengumpulan tugas

SKENARIO PENGGUNAAN

  1. Menyiapkan alat IoT pakan ikan otomatis.
  2. Memasang alat sesuai dengan instruksi yang tersedia pada alat.
  3. Setelah pemasangan, dilakukan konektivitas antara alat dengan aplikasi.
  4. Ketika alat dan aplikasi sudah connect, lakukan registrasi akun.
  5. Setelah akun sudah di-registrasi, user dapat melakukan login.
  6. Terdapat halaman menu activity dan discover setelah login yang terdiri dari 3 fitur, yaitu fitur kasih pakan ikan, cek stock pakan ikan, dan cek suhu air.
  7. Pada discover, user dapat mengetahui rekomendasi toko pakan ikan terdekat beserta dengan alamat dan maps lokasi.
  8. Pada fitur kasih pakan ikan, user dapat memilih takaran pakan ikan yang tersedia, kemudian pakan ikan dapat diberikan secara otomatis.
  9. Pada fitur cek stok pakan, user dapat melihat sisa pakan ikan dan estimasi waktu pakan ikan akan habis, serta user dapat membeli lagi pakan ikan di toko yang telah direkomendasikan oleh aplikasi.
  10. Pada fitur cek suhu air, user dapat melihat grafik nilai pH air dan kalibrasi kekeruhan pada air.
  11. Ketika sudah selesi, user dapat memilih untuk tetap masuk pada aplikasi ataupun melakukan log out.

METODE DAN HASIL USER TESTING

Metode testing yang kami gunakan ialah usability testing. Pada usability testing kami melibatkan langsung calon user untuk melakukan evaluasi terhadap prototype yang kami miliki. Yang mana hasil dari testing tersebut kami jadikan bahan evaluasi untuk memperbaiki prototype yang kami miliki. Namun, tidak semua feedback yang diberikan user kami terima. Kami mengelompokan feedback yang diberikan menjadi beberapa tingkatan yang fungsinya mengetahui skala prioritas yang memiliki dampak besar bagi proyek kami.

KESIMPULAN

Fish mobile merupakan solusi tepat guna bagi masyarakat yang memelihara ikan, namun tidak memiliki waktu luang dan keterbatasan jarak untuk merawat secara intens. Fish mobile hadir sebagai solusi bagi mereka. Walaupun masih ada beberapa fitur yang kurang efektif. Namun, Fish mobile dapat menjawab permasalahan yang mereka miliki. Bukan sekedar memberikan pakan saja, Fish mobile juga memberikan beberapa fitur yang dapat mendukung ke-berlangsungan hidup ikan.

KELOMPOK

Kelompok 4 :

  1. Aprilia Nuraini (1202201289)
  2. Ardia Cahyani Rahmasari (1202202197)
  3. Ari Dwi Setyawan (1202200194)
  4. Bayu Satrio Trilaksono (1202204134)

Kelas : SI-44-01

Built With

+ 3 more
Share this project:

Updates